Search
Kamis, 12 Februari 2026

TENGGARONG – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa terus dilakukan Pemerintah Desa Kembang Janggut melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan menggandeng PT REA Kaltim untuk memanfaatkan unit kendaraan roda empat milik desa sebagai aset produktif. Kendaraan tersebut akan disewakan guna menghasilkan pendapatan berkelanjutan bagi kas desa.

Skema kerja sama ini dinilai lebih efektif dibandingkan membiarkan aset menganggur tanpa fungsi ekonomi. Dengan sistem penyewaan, desa memperoleh pemasukan rutin sekaligus memastikan kendaraan tetap terawat karena digunakan secara aktif. Model tersebut juga membuka peluang kerja sama lanjutan dengan sektor swasta.

Ardiansyah menjelaskan, pengelolaan aset kendaraan masih berada pada tahap awal. Namun pemerintah desa telah menyiapkan rencana pengembangan bertahap sesuai kebutuhan operasional dan kemampuan anggaran. Ia menilai pendekatan ini penting agar program dapat berjalan stabil tanpa membebani keuangan desa.

Selain kendaraan roda empat, kerja sama ke depan direncanakan mencakup unit truk, ekskavator, hingga alat berat lainnya. Peralatan tersebut diharapkan mampu mendukung kegiatan produktif, baik untuk operasional perusahaan maupun pengembangan usaha desa. Dengan begitu, sumber pendapatan desa tidak hanya bergantung pada satu sektor.

Di sisi lain, desa tetap memprioritaskan program perkebunan berbasis lahan sebagai fondasi ekonomi utama. Dari target sekitar 900 hektare, realisasi saat ini baru mencapai sekitar 113 hektare. Artinya, masih terdapat lebih dari 800 hektare yang berpotensi dikembangkan, dengan sekitar 500 hingga 600 hektare direncanakan untuk kebun sawit.

Melalui kombinasi pengelolaan lahan dan optimalisasi aset unit, Pemerintah Desa Kembang Janggut berharap tercipta sistem ekonomi desa yang lebih kuat dan beragam. Program ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi contoh pengelolaan aset desa yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian.

BERITA LAINNYA