Liputanborneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menargetkan penerbitan ribuan dokumen pencairan dana atau SP2D dalam waktu singkat setelah pinjaman daerah dari Bank Pembangunan Daerah Kaltimtara resmi dicairkan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembayaran kepada para rekanan menjelang Idulfitri.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa setelah dana pinjaman masuk ke kas daerah, proses administrasi akan langsung dijalankan melalui mekanisme yang berlaku, mulai dari SPP, SPM hingga penerbitan SP2D.
Menurutnya, pemerintah daerah berharap proses tersebut dapat mulai dilakukan pada hari yang sama setelah dana tersedia. Dengan percepatan tersebut, para kontraktor diharapkan segera menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka selesaikan.
Selain pembayaran kepada pihak ketiga, pemerintah daerah juga memastikan seluruh kewajiban kepada aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah dipenuhi. Kewajiban tersebut termasuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Sementara itu, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Kaltimtara, Muhammad Yamin, menyatakan bahwa seluruh persyaratan administrasi pencairan pinjaman telah terpenuhi sehingga proses selanjutnya tinggal realisasi pencairan dana.
Ia menambahkan, dengan sistem administrasi yang telah berbasis aplikasi, proses penerbitan SP2D dapat dilakukan lebih cepat. Pemerintah daerah bahkan optimistis ribuan dokumen pencairan dana dapat diselesaikan dalam waktu dua hari kerja sebelum libur Lebaran.






