Liputanborneo.com, TENGGARONG – Seorang warga Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Mahakam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026). Korban berinisial AS (38) ditemukan mengapung di pinggir sungai tidak jauh dari perahu yang digunakannya saat mencari ikan.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban berangkat mencari ikan pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Namun hingga keesokan harinya korban tidak kunjung kembali ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga khawatir dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat untuk dilakukan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Lurah Mangkurawang bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 19, serta warga setempat melakukan pencarian di sepanjang bantaran Sungai Mahakam. Upaya pencarian dimulai sekitar pukul 13.30 WITA dan membuahkan hasil sekitar satu jam kemudian. Pada pukul 14.35 WITA, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa mengapung di tepi sungai, tepat di samping perahu miliknya.
Kapolsek Tenggarong, AKP Nahrawi, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, personel Polsek Tenggarong bersama Polres Kutai Kartanegara segera menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki yang diduga merupakan warga yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Benar, sekitar pukul 14.00 lebih kami menerima informasi adanya penemuan mayat laki-laki di pinggir sungai wilayah RT 19 Mangkurawang. Anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujar Nahrawi.
Setelah tiba di lokasi, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah untuk menjalani visum serta pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengumpulkan informasi yang dapat membantu mengungkap kronologi dan penyebab kematian korban.
Nahrawi menjelaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis untuk memastikan apakah korban meninggal akibat tenggelam atau terdapat faktor lain yang menyebabkan kematiannya. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama ketika mencari ikan seorang diri, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan di sungai.





