Search

Sekda Kukar Serahkan SK PPPK, Soroti Investasi Strategis dan Ancaman COVID-19

Senin, 2 Juni 2025
Foto : Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono.

Liputanborneo.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan keseriusannya dalam pengelolaan aparatur sipil negara dan strategi pembangunan ekonomi. Hal ini tercermin dalam penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, kepada 12 perwakilan pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah.

Langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi pengelolaan sumber daya manusia secara lebih efisien dan berbasis kinerja. Dengan terus bertambahnya jumlah pegawai, penataan ulang anggaran dan beban kerja menjadi keniscayaan.

Penyerahan SK ini juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang terus diupayakan pemerintah daerah agar pelayanan publik semakin optimal.

Di luar isu aparatur, Sunggono juga menyoroti dinamika kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa hingga kini Kabupaten Kukar belum menerima laporan adanya kasus positif COVID-19 secara lokal, meskipun sejumlah daerah di Indonesia mengalami peningkatan kasus.

“Kami belum mendapat laporan dari Dinas Kesehatan mengenai kasus COVID-19 di Kukar. Kita masih dalam potensi, namun tetap harus waspada,” ujarnya.

Pemerintah daerah pun terus mendorong masyarakat agar tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan, meskipun kondisi relatif aman. Pengalaman menghadapi pandemi sebelumnya menjadi modal penting dalam menyusun respons cepat apabila situasi berubah.

Dalam kesempatan yang sama, Sunggono mengungkapkan bahwa target investasi di Kukar untuk tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp15 miliar. Fokus utama investasi tahun ini masih berada pada sektor batu bara dan industri, terutama di wilayah Marangkayu dan Sangasanga yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kukar.

“Lahan di kawasan perumahan Petinggi juga kami tawarkan sebagai lokasi investasi untuk mendukung operasional smelter. Kami optimistis kondisi ekonomi makro yang membaik dapat membantu pencapaian target investasi,” jelasnya.

Dengan didukung kebijakan ramah investasi dan infrastruktur yang terus dibenahi, Pemkab Kukar berharap pertumbuhan ekonomi di wilayahnya terus meningkat. Diharapkan pula bahwa investasi ini akan membuka lebih banyak peluang kerja dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

BERITA LAINNYA