Search

Kopi Liberica Kukar Kian Dikenal, Pemprov Kaltim Dukung Perkebunan Prangat Baru sebagai Sentra Unggulan

Selasa, 27 Mei 2025
Foto : Kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang turut didampingi Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono.

Liputanborneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis kawasan. Salah satu program unggulan yang kini mulai membuahkan hasil adalah pengembangan Perkebunan Kopi Luwak di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marang Kayu.

Pengembangan kawasan ini menjadi perhatian serius, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang turut didampingi Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, untuk meninjau langsung lokasi dan berdialog bersama para kepala desa setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Sunggono menegaskan bahwa Prangat Baru merupakan wilayah strategis yang terus dikembangkan secara berkelanjutan oleh Pemkab Kukar. Ia juga menyampaikan tingginya komitmen Bupati Kukar Edi Damansyah dalam mendorong pembangunan sektor kopi di wilayah tersebut.

Pak Bupati sudah 15 kali datang ke sini, mulai dari belum ada apa-apa sampai akhirnya kebun kopi ini berdiri dan berkembang seperti sekarang, berkat dorongan Pemkab Kukar, pendampingan dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, serta antusiasme masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Kukar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kebun kopi, tetapi juga aktif dalam mendorong promosi kopi lokal. Salah satunya melalui lomba meracik kopi yang telah menarik perhatian di tingkat nasional. Upaya ini diperkuat dengan pengembangan kurikulum khusus di SMK Negeri 2 Sebulu tentang pengolahan kopi.

Kami berharap dukungan dari Pemprov Kaltim, tidak hanya pada sektor hortikultura, tetapi juga pada pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu unggulan Kukar,” harapnya.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memberikan apresiasi atas keseriusan Pemkab Kukar bersama masyarakat dalam membangun sentra kopi Prangat Baru. Menurutnya, kopi jenis Liberica yang dikembangkan di kawasan ini sangat potensial untuk dipasarkan secara nasional.

Saya salut dengan Pak Bupati yang serius mengembangkan kebun kopi ini. Harapannya, kopi dari Prangat Baru ini bisa dikenal sebagai kopi Liberica unggulan dari Kukar,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Kaltim akan terus mendorong program reaktivasi lahan pertanian dalam rangka mendukung swasembada pangan, khususnya beras, pada 2026. Langkah ini dinilai bisa sinergis dengan pengembangan sektor kopi di Kukar.

Dalam kunjungan itu, Seno Aji juga meninjau proyek pembangunan rest area “Odah Singgah” yang berada di jalur strategis lintas Bontang-Sangatta-Berau. Ia berharap rest area ini dapat terintegrasi dengan Kampung Kopi Luwak, sehingga menjadi pusat istirahat, edukasi, dan promosi kopi lokal.

Odah Singgah ini harus jadi tempat nyaman untuk istirahat dan juga menjadi sarana edukasi tentang kopi. Mari bersama kita wujudkan ini,” tegasnya.

Sementara itu, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur menyoroti pentingnya menjaga keberadaan luwak liar sebagai bagian dari ekosistem produksi kopi luwak. Kelestarian lingkungan menjadi faktor penting dalam keberlanjutan usaha ini.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kukar optimistis Prangat Baru akan tumbuh menjadi kawasan sentra kopi unggulan, membawa dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal.
(Adv)

BERITA LAINNYA