Search

Ramai Dikunjungi, Taman Tanjong Jadi Ikon Baru Tenggarong, DLHK Kukar Minta Warga Jaga Kebersihan

Minggu, 15 Juni 2025
Taman Tanjong, Tenggarong.

Liputanborneo.com, TENGGARONG – Sejak diresmikan pada awal tahun 2025, Taman Tanjong menjadi primadona baru bagi masyarakat Tenggarong dan sekitarnya. Ruang publik yang berada di jantung Kota Raja ini berhasil menarik minat warga berkat keasriannya, desain modern, dan fasilitas yang ramah pengunjung.

Setiap akhir pekan, taman ini tampak padat oleh warga yang datang untuk bersantai, berolahraga, hingga menikmati jajanan dari pelaku UMKM lokal. Sayangnya, tingginya animo masyarakat belum diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Meski rambu larangan membuang sampah sembarangan dan merokok telah terpasang di berbagai sudut taman, petugas kebersihan masih sering menemukan sampah berserakan di area rumput sintetis dan jalur pedestrian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara, Slamet Hadiraharjo, mengimbau masyarakat untuk tidak hanya menikmati taman, tetapi juga menjaga keberlanjutannya.

Taman Tanjong dibangun untuk dinikmati bersama. Maka, sudah seharusnya masyarakat juga ikut bertanggung jawab menjaga kebersihannya,” ujar Slamet.

Ia menegaskan, pengelolaan taman dilakukan melalui kolaborasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). DLHK bersama Dinas Pekerjaan Umum bertugas melakukan pemeliharaan, Dinas Perhubungan mengatur parkir, DiskopUKM membina pelaku usaha, dan Satpol PP bertanggung jawab menjaga ketertiban.

Fasilitas kebersihan sudah kami sediakan, termasuk tempat sampah dan rambu peringatan. Mari jaga bersama-sama agar taman ini menjadi simbol wisata yang bersih dan tertib,” imbuh Slamet.

Ia menyebut, Pasukan Merah Putih dikerahkan setiap hari sejak dini hari untuk memastikan kebersihan taman tetap terjaga. Namun, Slamet mengingatkan bahwa peran pengunjung sangat penting agar taman tetap menjadi ikon ruang terbuka yang membanggakan bagi Kukar.

Dengan dukungan masyarakat, Taman Tanjong tak hanya menjadi tempat berkumpul yang menyenangkan, tetapi juga simbol kemajuan kota yang bersih, tertib, dan berbudaya. (Adv)

BERITA LAINNYA