Liputanborneo.com, TENGGARONG – Suasana malam di Kelurahan Maluhu tampak semarak saat pawai obor digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, Kamis (26/6/2025) malam. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Maluhu ini diikuti oleh 24 Rukun Tetangga (RT), melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari murid sekolah, pelajar, hingga para guru.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme warga yang tetap tinggi meskipun kegiatan berlangsung di masa libur.
“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, mereka selalu mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Kelurahan Maluhu,” ujarnya.
Pawai obor menempuh rute sepanjang lima kilometer. Peserta memulai perjalanan dari Balai Kelurahan Maluhu, melewati Jalan Long Pahangai dan Long Bagun, sebelum kembali lagi ke balai kelurahan. Setiap peserta membawa obor sendiri, sesuai imbauan panitia.
“Warga menyambut dengan senang hati dan membawa obor sendiri. Ini menunjukkan rasa kebersamaan yang luar biasa,” tambah Tri Joko.
Setiap RT mengirimkan rombongan beranggotakan lima hingga sepuluh orang. Menurut Tri Joko, kegiatan ini bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Ia berharap momentum Tahun Baru Islam ini dapat menjadi pengingat untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan semacam ini akan terus kami laksanakan. Tentunya kekurangan yang ada akan kami jadikan evaluasi untuk menjadi lebih baik di masa mendatang,” tegasnya.
Pawai obor di Maluhu menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga yang terjalin erat, sekaligus memperkuat nilai religiusitas di tengah masyarakat. (Adv)
***
Editor : Rachaddian (dion)







