TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mempercepat revitalisasi Pulau Kumala di Kecamatan Tenggarong. Kawasan wisata yang sempat vakum ini kini mulai hidup kembali dengan penataan baru serta penambahan wahana hiburan.
Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menegaskan bahwa Pulau Kumala tidak lagi menjadi kawasan yang terabaikan. “Sekarang aktivitas di Pulau Kumala sudah berjalan. Kami berupaya menghapus kesan negatif bahwa pulau ini kosong atau tidak terurus. Pembenahan terus kami lakukan,” ujarnya, Selasa (15/4/2025).
Revitalisasi dilakukan bertahap karena luas wilayah Pulau Kumala cukup besar. Sejumlah sarana utama mulai dibenahi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, meski pekerjaan belum seluruhnya rampung. Menurut Arianto, tahun depan kawasan ini akan tampil lebih layak dan menarik, terutama bagi warga Kukar sendiri.
Sebagai wujud keseriusan, Pemkab Kukar telah menyiapkan anggaran Rp8 miliar untuk pembangunan wahana baru. Proyek utama yang sedang digarap adalah waterboom, yang ditargetkan selesai pada 2025. Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi ikon baru Pulau Kumala dan daya tarik wisata utama di Kutai Kartanegara.
Tak hanya itu, pembangunan fasilitas pendukung seperti penerangan, area parkir, dan sarana umum juga tengah dikerjakan. “Tahun ini pembangunannya kami kebut agar pengunjung bisa segera menikmatinya,” kata Arianto.
Mengutip data dari laman resmi kukarpemerintah.net, sektor pariwisata Kukar mengalami peningkatan jumlah kunjungan lebih dari 15 persen pada 2023. Pemerintah menilai kebangkitan Pulau Kumala akan semakin mendorong angka tersebut sekaligus meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah.
Rencana pengembangan tidak berhenti pada waterboom. Pada 2026, Pemkab Kukar berencana menambah fasilitas kolam gelombang sebagai bagian dari paket hiburan keluarga. Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang menjadikan Pulau Kumala sebagai pusat rekreasi modern di Kalimantan Timur.
Pulau Kumala juga memiliki nilai sejarah, karena pernah menjadi destinasi favorit masyarakat Kukar dan sekitarnya pada awal 2000-an. Dengan revitalisasi menyeluruh, pemerintah daerah ingin mengembalikan kejayaan tersebut agar kawasan ini kembali menjadi primadona wisata.
“Kami ingin Pulau Kumala kembali menjadi ikon wisata Kukar. Silakan datang, lihat langsung perkembangannya. Kami yakin semuanya akan selesai tepat waktu,” tutup Arianto.
(Adv/DiskominfoKukar)







