Liputanborneo.com, TENGGARONG – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh program Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam telah terealisasi secara maksimal sepanjang tahun 2025. Capaian ini menegaskan komitmen Kemenag Kukar dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang merata, terukur, dan berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan.
Kepala Kemenag Kukar, Riyadi, menjelaskan bahwa Bimas Islam merupakan unit strategis di bawah Kementerian Agama yang memiliki peran penting dalam pembinaan kehidupan keagamaan umat Islam. Ruang lingkup tugasnya meliputi pelayanan pencatatan pernikahan, pembinaan keluarga sakinah, pengelolaan dan pembinaan masjid, penguatan pengelolaan zakat dan wakaf, serta pengarusutamaan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Pelaksanaan seluruh program tersebut dijalankan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di 20 kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara. Riyadi menegaskan, KUA menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat dan berperan besar dalam memastikan program berjalan sesuai kebijakan serta perencanaan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Program-program Bimas Islam di Kukar dilaksanakan oleh KUA di masing-masing kecamatan dan Alhamdulillah seluruhnya telah terealisasi dengan baik sesuai ketentuan,” ujar Riyadi. Ia menambahkan, capaian ini menunjukkan sinergi yang kuat antara perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program di lapangan.
Dari sisi anggaran, seluruh kegiatan Bimas Islam dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Agama. Riyadi menegaskan bahwa realisasi anggaran tersebut telah mencapai 100 persen dan digunakan sesuai peruntukannya.
Menurutnya, keberhasilan realisasi program tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Kemenag Kukar, khususnya para aparatur KUA yang menjadi garda terdepan pelayanan keagamaan di masyarakat. Ke depan, Kemenag Kukar berkomitmen untuk menjaga konsistensi serta terus meningkatkan kualitas layanan Bimas Islam agar manfaatnya semakin dirasakan secara nyata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.







