Liputanborneo.com, Tenggarong – Stadion Aji Imbut, ikon olahraga milik Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini semakin ramai dikunjungi masyarakat. Tingginya antusiasme warga dalam memanfaatkan stadion tersebut untuk berbagai aktivitas membuat Pemerintah Kabupaten Kukar, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), terus berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan kenyamanan.
Langkah konkret pun telah dilakukan. Dispora Kukar kini tengah mempersiapkan beragam sarana baru yang dapat menunjang kebutuhan olahraga dan rekreasi masyarakat. Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan arena street ball, lapangan bulu tangkis, pemasangan pagar pengaman, serta perbaikan pada lapangan bola basket yang sudah ada.
“Untuk penambahan alat olahraga kita sudah persiapkan beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelas Aji Ali saat dikonfirmasi pada Senin (26/5/2025).
Fasilitas-fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menambah pilihan aktivitas warga yang datang. Saat ini, stadion tidak hanya digunakan untuk olahraga tradisional seperti sepak bola atau jogging, tapi juga menjadi ruang publik yang multifungsi. Banyak warga datang untuk bersepeda, bersantai bersama keluarga, bahkan membuat konten media sosial.
“Alhamdulillah, setiap hari baik pagi maupun sore, pengunjung ramai datang berolahraga. Bahkan saat ini kita sudah melakukan pengaspalan jalan di area sekitar stadion, sehingga pengunjung lebih nyaman saat beraktivitas,” sambungnya.
Tingginya frekuensi kunjungan warga juga menunjukkan bahwa Stadion Aji Imbut telah berkembang menjadi salah satu pusat kebugaran yang paling digemari di Kukar. Situasi ini menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah pengembangan yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar membangun fasilitas, Dispora Kukar juga rutin menerima dan menindaklanjuti masukan dari masyarakat. Interaksi langsung dengan pengunjung dilakukan secara informal untuk menjaring aspirasi, terutama dari para pengguna aktif stadion.
“Kita sudah sering berdiskusi dengan pengunjung. Salah satu koreksi yang kami terima adalah soal lintasan dan soal pepohonan. Mereka menginginkan suasana tetap sejuk dan nyaman, jadi pohon tidak perlu terlalu banyak dipangkas,” ungkap Aji Ali.
Menurutnya, masukan seperti itu penting agar pembenahan yang dilakukan tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan ekologi. Kesejukan dan keasrian lingkungan sekitar stadion, misalnya, dinilai sebagai nilai tambah yang tidak boleh diabaikan.
Dengan pendekatan bertahap dan partisipatif ini, Dispora Kukar berharap Stadion Aji Imbut ke depan tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang publik yang ramah untuk semua kalangan. Lingkungan yang sehat, fasilitas yang memadai, serta ruang interaksi sosial yang terbuka akan menjadi kombinasi ideal dalam menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang modern dan inklusif.
Aji Ali menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga dan mengembangkan stadion. Ia juga mengajak masyarakat agar ikut serta menjaga fasilitas yang telah disediakan agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.





