Search

Pemkab Kukar Salurkan Sapi Kurban ke Pesantren, Perkuat Ibadah Sosial dan Solidaritas Umat

Sabtu, 7 Juni 2025
Foto : Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, memanfaatkan momen Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah dengan menyalurkan dua ekor sapi kurban ke dua pondok pesantren.

Liputanborneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lembaga pendidikan keagamaan melalui penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah. Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyerahkan dua ekor sapi limosin kepada dua pondok pesantren di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (7/6/2025), sebagai bentuk dukungan dan semangat berbagi.

Penyerahan dilakukan usai kegiatan Safari Subuh di Musala Al Akbar, Kelurahan Mangkurawang, dan diterima langsung oleh KH Abdul Hanan, Pimpinan Ponpes Nurul Islam. Masing-masing sapi berbobot sekitar 625 kilogram, yang akan dikelola pengurus pesantren sesuai syariat Islam dan disalurkan kepada para santri serta masyarakat sekitar.

Iduladha bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ibadah sosial. Semoga semangat berbagi melalui kurban ini terus terjaga dan membawa manfaat bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” ujar Edi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan. Penyerahan sapi kurban kepada pondok pesantren telah menjadi tradisi rutin sejak 2022, dan tahun ini Ponpes Nurul Islam menerima tiga hewan kurban, termasuk dari Bank Kaltimtara dan Masjid Desa Bhuana Jaya.

KH Abdul Hanan menyambut baik perhatian pemerintah terhadap pesantren. Ia mengatakan, “Alhamdulillah, bantuan sapi kurban ini nanti akan dimanfaatkan untuk 600 santri dan dibagikan kepada sekitar 100 kepala keluarga di sekitar Ponpes Nurul Islam. Semoga membawa berkah bagi Pemkab Kukar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Dendi Irawan Fahriza menyebutkan bahwa Pemkab Kukar menyalurkan 152 ekor sapi kurban pada Iduladha tahun ini. Sebanyak 150 ekor disalurkan ke masjid, langgar, dan musala di 20 kecamatan, sementara dua ekor sapi limosin khusus untuk pondok pesantren.

Program ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial, mendorong pemerataan bantuan keagamaan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam bingkai nilai-nilai keislaman yang luhur. (Adv)

BERITA LAINNYA