Liputanborneo.com, TENGGARONG – Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2030 resmi menetapkan arah pembangunan baru bertajuk Kukar Idaman Terbaik. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kukar ke-15, Bupati dr. Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati H. Rendi Solihin memaparkan visi, misi, dan program strategis yang akan menjadi pegangan lima tahun ke depan.
dr. Aulia menegaskan, pembangunan daerah harus berlandaskan fokus, bertahap, dan berkelanjutan. Arah tersebut, kata dia, tetap sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045 sebagaimana tertuang dalam Perda Nomor 16 Tahun 2024. Visi RPJPD itu adalah “Kutai Kartanegara Maju, Tangguh, Berbudaya” menuju “Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau, Sejahtera dan Berkelanjutan”.
“Periode 2025–2030 merupakan tahap awal dari road map pembangunan 20 tahun ke depan, dan menjadi fondasi transformasi ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa filosofi Kukar Idaman Terbaik lahir dari semangat menjaga kesinambungan pembangunan serta penghormatan atas capaian kepemimpinan sebelumnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemimpin sebelumnya yang telah membawa banyak kemajuan bagi Kukar. Insyaallah, kami akan melanjutkan perjuangan ini dengan penuh dedikasi dan pengabdian, tentunya bersama dukungan masyarakat dan DPRD Kukar,” tambahnya.
Visi 2025–2030 ini bertumpu pada tiga pilar: Kukar yang maju, masyarakat yang sejahtera, dan pembangunan berkelanjutan. Untuk mendukungnya, lima misi strategis disusun mulai dari pemerataan layanan dasar, pengembangan hilirisasi sektor unggulan, peningkatan tata kelola pemerintahan, pelestarian lingkungan, hingga pembangunan kewilayahan berkeadilan.
Sebagai implementasi, Pemkab Kukar menghadirkan 17 Program Dedikasi yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari Makan Bergizi Gratis untuk balita dan lansia, beasiswa, dukungan sektor pertanian, pariwisata, seni budaya, hingga pembangunan desa dan internet gratis.
Dengan visi, misi, dan program yang terukur, periode kepemimpinan Aulia–Rendi diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi lompatan kemajuan Kukar dalam dua dekade ke depan. (Adv)
***
Editor : Rachaddian (dion)







