TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam menciptakan keadilan akses energi bagi seluruh warganya. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), program Terang Kampungku hadir sebagai langkah nyata menghadirkan penerangan hingga ke pelosok.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan program ini dirancang tidak hanya memperbaiki jaringan lama yang dibangun sejak 2022, tetapi juga memperluas jalur distribusi baru ke rumah-rumah yang sebelumnya belum terjangkau listrik. “Fokus kita bukan hanya perbaikan instalasi, tapi memastikan rumah warga yang masih gelap bisa segera teraliri listrik,” jelasnya, Kamis (7/5/2025).
Selain penguatan jaringan konvensional, Pemkab Kukar juga memaksimalkan penggunaan panel surya untuk daerah dengan hambatan geografis tinggi. Menurut Arianto, teknologi energi terbarukan ini lebih efisien sekaligus tepat guna.
“Panel surya menjadi solusi praktis di desa yang sulit dijangkau jaringan utama. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menikmati listrik secara layak,” terangnya.
Ia menambahkan, kehadiran listrik tidak hanya memberi penerangan, melainkan juga mendorong aktivitas ekonomi, memperlancar layanan publik, hingga memberi ruang belajar bagi anak-anak di malam hari.
Untuk menjaga keberlanjutan, DPMD juga membekali warga dengan pelatihan teknis terkait pemeliharaan panel surya. “Kita tidak ingin fasilitas ini hanya bertahan sebentar. Warga harus bisa merawatnya agar manfaatnya terus berlanjut,” kata Arianto.
Program Terang Kampungku menjadi bukti bahwa pembangunan di Kukar menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk desa-desa terpencil. Arianto menegaskan listrik merupakan hak dasar yang harus dirasakan oleh semua warga tanpa terkecuali.







