Liputanborneo.com, TENGGARONG – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (20/4/2025) berlangsung lancar tanpa gangguan berarti. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H. Sunggono, memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali.
“Alhamdulillah dari laporan yang kami terima, pelaksanaan berjalan baik. Tidak ada gangguan berarti di lapangan,” ungkap Sunggono dalam keterangannya.
Untuk memastikan kelancaran PSU, Pemkab Kukar bersama jajaran terkait melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di berbagai kecamatan. Selain itu, laporan dari camat di setiap wilayah juga dikumpulkan secara rutin sebagai bahan evaluasi dan langkah cepat apabila terjadi kendala. Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa situasi di seluruh kecamatan tetap kondusif.
Menurut Sunggono, keamanan menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam PSU kali ini. Pemkab Kukar bersama unsur keamanan telah menyiapkan sistem pengamanan secara matang dan menjalankannya dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan PSU benar-benar berjalan tertib dan aman di seluruh kecamatan,” tegasnya.
Meski aspek keamanan terkendali, terdapat dinamika dalam hal tingkat partisipasi masyarakat. Berdasarkan evaluasi awal, partisipasi pemilih dalam PSU tercatat mencapai lebih dari 60 persen. Angka ini dianggap positif meski terdapat perbedaan tren antarwilayah, di mana beberapa kecamatan mengalami peningkatan partisipasi sementara yang lain justru mengalami penurunan.
Sunggono menyebut bahwa faktor sosial ikut memengaruhi angka partisipasi tersebut. Salah satunya adalah belum kembalinya mahasiswa ke kampung halaman setelah masa libur panjang. Meski demikian, ia menilai capaian ini tetap menjadi indikator baik bagi perkembangan demokrasi di Kukar. “Ini tetap hasil yang positif. Kita patut bersyukur karena seluruh proses berjalan lancar, aman, dan partisipatif,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Sekda Kukar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan PSU. Mulai dari penyelenggara pemilu, aparat keamanan, hingga masyarakat yang menjaga ketertiban dan suasana damai. “Kolaborasi semua pihak merupakan kunci suksesnya pelaksanaan ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sunggono berharap agar hasil PSU dapat diterima dengan sikap dewasa oleh semua pihak, baik peserta maupun pendukung pasangan calon. Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah demi kelanjutan pembangunan di Kukar.
“Pemilu bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi juga soal bagaimana kita bersama menjaga demokrasi tetap bermartabat. Harapan kita, hasil PSU ini bisa memperkuat demokrasi lokal dan mendukung pembangunan Kukar ke depan,” pungkasnya. (Adv)





