Search

Gotong Royong Warga Batuah Hasilkan Inovasi Pengolah Sampah Berprestasi

Rabu, 7 Mei 2025
Ketua Posyantek Desa Batuah, Nurdin Sukri

TENGGARONG – Desa Batuah di Kecamatan Loa Janan berhasil membuktikan bahwa kepedulian dan gotong royong warga mampu melahirkan inovasi berdaya guna. Melalui karya Instalasi Pengolahan Sampah (IPAS), Posyantek Desa Batuah meraih juara tiga kategori Posyantek Berprestasi dalam ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Kalimantan Timur 2025.

Ketua Posyantek Desa Batuah, Nurdin Sukri, menjelaskan IPAS dikembangkan dari bahan sederhana seperti drum bekas yang dimodifikasi. Alat ini mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos, pupuk cair, hingga bahan baku kerajinan. “Meskipun dibuat dari bahan sederhana, manfaatnya besar karena memberi solusi nyata bagi persoalan sampah warga,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).

Inovasi ini lahir berkat kerja sama erat antara masyarakat, pemerintah desa, serta dukungan dana BKKD tahun 2024. Menurut Nurdin, keberhasilan IPAS bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bentuk pemberdayaan karena warga terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pemanfaatannya.

“Harapan kami, IPAS bisa terus berkembang, tidak hanya dipakai di Desa Batuah tetapi juga menginspirasi desa-desa lain di Kukar,” tambahnya.

Apresiasi turut diberikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto. Ia menilai inovasi ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis kearifan lokal.

“TTG bukan sekadar lomba, melainkan wadah saling belajar antar desa. Dari karya-karya seperti IPAS, kita melihat bahwa kekuatan warga bisa menjadi motor lahirnya desa mandiri dan inovatif,” jelasnya.

Dengan capaian ini, Desa Batuah menunjukkan bahwa upaya kecil yang dilakukan bersama-sama dapat menghadirkan dampak besar bagi lingkungan sekaligus membuka jalan bagi kemandirian desa.

BERITA LAINNYA