TENGGARONG – Desa Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu, berhasil mengharumkan nama Kutai Kartanegara (Kukar) dengan meraih Juara Pertama Kategori Olahan Khas Daerah pada ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Kalimantan Timur 2025. Produk cokelat olahan dari biji kakao lokal menjadi daya tarik utama yang membawa desa ini naik podium tertinggi.
Kepala Desa Lung Anai, Lucas Nay, menuturkan prestasi ini bukan sekadar kemenangan lomba, melainkan hasil perjalanan panjang pendampingan dan pembinaan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. “Pendampingan dari DPMD Kukar sangat luar biasa. Mereka mendampingi kami sejak awal, baik secara teknis maupun dalam membangun kepercayaan diri membawa produk desa ke ajang provinsi,” katanya, Rabu (7/5/2025).
Selain cokelat, Desa Lung Anai juga menampilkan kerajinan manik-manik khas suku Dayak Kenyah Lepoq Jalan. Kehadiran produk ini menunjukkan bahwa desa tidak hanya bisa menghasilkan karya, tetapi juga mampu bersaing di ruang publik dengan percaya diri.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menilai capaian Lung Anai lebih dari sekadar keberhasilan teknis. Menurutnya, kemenangan ini mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat desa terhadap potensi lokal yang mereka miliki. “Desa Lung Anai telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan desa mampu melahirkan inovasi yang membanggakan. Ini selaras dengan visi Kukar Idaman yang menekankan pembangunan berbasis desa,” ujarnya.
Arianto menambahkan, keberanian warga desa untuk tampil dan mempromosikan produk mereka menjadi modal besar bagi pembangunan berkelanjutan. “Yang paling berharga adalah rasa percaya diri masyarakat desa. Itu modal besar untuk menciptakan kemandirian dan inovasi ke depan,” tegasnya.
Ajang TTG 2025 yang digelar di Penajam Paser Utara pada 29 April–4 Mei lalu tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang edukasi bagi desa-desa. Melalui forum ini, DPMD Kukar berharap semakin banyak desa mengikuti jejak Lung Anai, membangun mentalitas baru yang siap bersaing dan berdaya saing tinggi.





