Liputanborneo.com, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah merancang pembangunan hutan kota baru di Kelurahan Timbau dengan konsep yang inovatif. Tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, kawasan ini juga dirancang menjadi ruang multifungsi yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Slamet Hadiraharjo, mengatakan bahwa hutan kota ini akan berdiri di atas lahan seluas lebih dari satu hektare yang telah dibeli Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) pada 2024.
Menurutnya, proyek ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi target tutupan lahan hijau sebesar 20 persen, tetapi juga untuk menghadirkan ruang publik yang nyaman dan modern. Oleh karena itu, perencanaan kawasan ini akan dilakukan secara matang dengan memanfaatkan dana dari APBD Perubahan 2025, sebelum memasuki tahap pembangunan fisik pada 2026.
Salah satu keunggulan dari hutan kota ini adalah konsepnya yang lebih dari sekadar taman hijau. Pemkab Kukar berencana membangun berbagai fasilitas, termasuk area rapat terbuka bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ruang wisata, dan bahkan kafe yang memungkinkan masyarakat menikmati suasana alam dengan lebih nyaman.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua orang, termasuk pegawai pemerintahan yang bisa mengadakan pertemuan di tengah suasana alami,” ujar Slamet.
Selain itu, kawasan ini juga akan difungsikan sebagai tempat edukasi lingkungan. Dengan adanya berbagai fasilitas modern di dalamnya, Pemkab Kukar berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sambil menikmati manfaat ruang hijau yang lebih luas.
Sebagai destinasi baru di Kukar, hutan kota ini diharapkan menjadi tempat yang menarik bagi wisatawan sekaligus menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di daerah perkotaan. (Adv/DiskominfoKukar)






