Foto : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto
Liputanborneo.com, Kutai Kartanegara – Tugas berat menanti Bartolonius Rambung setelah resmi menjabat sebagai Pj Kepala Desa Long Beleh Modang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, menegaskan bahwa masa jabatan enam bulan harus digunakan secara efektif, terutama untuk menyusun ulang arah pembangunan desa.
Dalam pelantikan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam Tenggarong pada Senin (26/5/2025), Arianto menyampaikan bahwa Pj Kades diberi mandat utama untuk menyiapkan pelaksanaan musyawarah pemilihan kepala desa definitif. Namun, menurutnya, tanggung jawab itu tidak berhenti di situ.
“Waktu yang kita berikan kepada Pj Kades Long Beleh Modang ini selama enam bulan untuk mempersiapkan pelaksanaan musyawarah pemilihan Kades Antar Waktu,” jelas Arianto.
Ia juga menekankan perlunya revisi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), seiring perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam menjadi delapan tahun. Penyesuaian ini penting untuk menjaga konsistensi arah pembangunan hingga tahun 2027.
“RPJMDes perlu direvisi karena masa jabatan bertambah dua tahun. Kita harus pastikan semua rencana pembangunan tidak berhenti di tengah jalan,” tegasnya.
Selain penyesuaian dokumen perencanaan, Arianto mendesak agar anggaran desa yang sempat tertunda segera direalisasikan. Ia mengingatkan agar Pj Kades tidak hanya fokus pada administrasi Pilkades, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pelayanan publik dan pengelolaan keuangan desa.
“Kami ingin Pj Kades tetap mengoptimalkan pelayanan masyarakat sembari menyelesaikan urusan administratif,” tambahnya.
Sementara itu, anggota BPD Pengganti Antar Waktu (PAW) yang baru dilantik turut mendapat amanah penting. Mereka diminta segera menggelar Musyawarah Desa untuk membentuk Koperasi Merah Putih dan aktif mengawasi jalannya pemerintahan desa.
“Peran BPD sangat krusial dalam menjaga jalannya roda pemerintahan desa tetap sesuai aturan,” ujar Arianto menutup pernyataannya.
Camat Kembang Janggut, Suhartono, yang turut hadir dalam pelantikan, menyuarakan hal serupa. Ia menekankan urgensi pembentukan panitia Pilkades agar proses pemilihan berjalan tepat waktu dan transparan. (Adv)







