Search

Pariwisata Desa Jadi Fokus, Dispar Kukar Siapkan Pembentukan Pokdarwis di Empat Wilayah

Kamis, 22 Mei 2025
Foto : Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha.

Liputanborneo.com, Tenggarong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara terus memperkuat peran sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi desa. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah memfasilitasi pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di empat desa yang telah mengajukan permohonan secara mandiri.

Inisiatif ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengembangkan potensi wisata lokal berbasis kearifan dan partisipasi masyarakat.

Kami ingin Pokdarwis benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa melalui sektor pariwisata,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan Pokdarwis sangat bergantung pada semangat dan komitmen warga desa. Masyarakat diharapkan dapat menggali, mengelola, dan mempromosikan potensi wisata di lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan.

Setelah surat keputusan (SK) terbentuk, kami akan memberikan pelatihan dan pembinaan. Selanjutnya, akan kami evaluasi dampaknya, apakah ada peningkatan dari sisi pengelolaan maupun kunjungan,” jelas Ridha.

Agar program lebih terarah dan efektif, Ridha menyarankan setiap desa cukup memiliki satu Pokdarwis yang aktif dan konsisten dalam menjalankan perannya. Ia menekankan bahwa keberhasilan kelompok wisata desa sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat lokal sebagai pelaku utama.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Dispar Kukar juga akan memfasilitasi berbagai pelatihan seperti manajemen kelompok, promosi digital, dan pengelolaan destinasi wisata berbasis keberlanjutan lingkungan.

Kami pastikan pendampingan dan pembinaan akan menjadi prioritas untuk menjamin Pokdarwis yang terbentuk dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tutupnya.

Melalui langkah ini, Pemkab Kukar berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara inklusif, sekaligus memperluas kontribusi sektor pariwisata terhadap pembangunan daerah.
(Adv)

BERITA LAINNYA