Search

Petani Rapak Lambur Harap Dukungan Alsintan dan Irigasi Pasca Gagal Panen

Rabu, 8 April 2026

Liputanborneo.com, TENGGARONG – Warga Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak pasca gagal panen akibat banjir yang melanda wilayah mereka. Selain bantuan beras dan benih, petani berharap adanya dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta perbaikan sistem irigasi.

Kebutuhan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat penyerahan bantuan di Kantor Desa Rapak Lambur, Rabu (8/4/2026). Petani mengeluhkan keterbatasan alat seperti combine harvester, alat pengering gabah, hingga pipanisasi yang dinilai penting untuk menunjang produktivitas.

Menanggapi hal tersebut, Aulia memastikan pemerintah daerah akan segera mencari solusi dan menindaklanjuti kebutuhan para petani. Ia menyebut, pemenuhan sarana pendukung pertanian menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.

Sementara itu, Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Kukar. Ia menilai bantuan yang disalurkan sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar dan persiapan masa tanam berikutnya.

Yusuf mengungkapkan, mayoritas warga desanya menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Dengan sekitar 80 persen penduduk berprofesi sebagai petani, dampak gagal panen sangat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa kegagalan panen yang terjadi hingga dua kali membuat petani kehabisan cadangan benih. Oleh karena itu, bantuan benih yang diberikan pemerintah dinilai sangat tepat dan dibutuhkan saat ini.

Ke depan, Yusuf berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada bantuan darurat saja, tetapi juga berlanjut dalam bentuk penguatan sarana pertanian. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang baik, kesejahteraan petani di Desa Rapak Lambur dapat terus meningkat.

BERITA LAINNYA